Pertunjukan Rodad TPA Baitul Munir Cikawung, Pekuncen, Banyumas

Loading...

Selasa, 12 Maret 2013

Kewajiban Pajak Pemilik NPWP

Hingga detik ini saya masih sering mendengar pertanyaan, apa saja sih kewajiban pajak bagi Wajib Pajak (WP) yang baru terdaftar? Wajarlah bila masih banyak mendengar pertanyaan seperti itu karena hampir setiap hari ada saja wajib pajak yang baru terdaftar. Bisa Wajib Pajak Orang Pribadi maupun Badan Usaha (PT, CV, Koperasi, Yayasan, Firma, Bentuk Usaha Tetap atau BUT atau Permanent Establishment).

Siapa pun (entah orang pribadi maupun badan hukum) yang baru terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak atau KPP (ditandai dengan pemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP), akan memperoleh sebuah surat yang namanya Surat Keterangan Terdaftar (SKT). Surat ini berisi data nama, NPWP, alamat, jenis usaha dan kewajiban pajak yang harus dilaksanakan oleh Wajib Pajak.

Nah, bagi yang masih belum mengerti kewajiban pajak apa saja yang mesti dilaporkan ke KPP, maka lihat saja di SKT tersebut. Berikut adalah kewajiban pelaporan pajak bagi WP baru.

Untuk WP Orang Pribadi (WP OP) karyawan, maka tidak ada kewajiban pelaporan pajak setiap bulan. WP ini berkewajiban hanya sekali setiap tahun, yaitu melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Form 1770 S atau Form 1770 SS). Form 1770 S digunakan untuk melaporkan harta dan penghasilan bagi karyawan dengan gaji di atas Rp 60 juta setahun.

Sedangkan Form 1770 SS digunakan untuk melaporkan harta dan kewajiban bagi karyawan dengan gaji di bawah Rp 60 juta setahun.
Untuk WPOP yang memiliki usaha atau pekerjaan bebas (termasuk karyawan yang memiliki usaha sampingan), maka di samping melaporkan SPT Tahunan (kewajiban pelaporan pajak tahunan adalah menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Form 1770), juga berkewajiban untuk lapor SPT secara bulanan. Kewajiban pelaporan pajak setiap bulan adalah Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25 dan PPh Pasal 21 (yaitu pajak atas gaji karyawan apabila WPOP tersebut memiliki karyawan).

WPOP berkewajiban melaporkan SPT PPN atau Pajak Pertambahan Nilai apabila yang bersangkutan telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (bila belum dikukuhkan sebagai PKP, maka tidak ada kewajiban melaporkan SPT PPN). Pengukuhan sebagai PKP dilakukan apabila Orang Pribadi tersebut telah memperoleh omzet Rp 600 juta atau lebih setahun.

Untuk WP Badan Usaha, kewajiban pelaporan pajak setiap bulan minimal adalah dua jenis SPT, yaitu SPT Masa PPh Pasal 25 badan (dalam bentuk SSP lembar ke-3) dan SPT Masa PPh Pasal 21 (pajak atas gaji karyawan). Sesuai aturan terbaru, apabila WP ada kewajiban setor PPh Pasal 25 dan telah menyetornya ke bank atau kantor pos, maka WP tersebut tidak perlu melaporkan SSP PPh Pasal 25 lembar ke-3 ke KPP.
Bila WP Badan Usaha telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak, maka setiap bulan dia wajib melaporkan SPT Masa PPN.

Sanksi

Berkenaan dengan kepemilikan NPWP, maka kewajiban yang melekat pada pemegang NPWP tersebut harus dilaksanakan. Bila tidak dilaksanakan, ada sanksi yang dikenakan. Sanksi-sanksi tersebut adalah:

Pasal 7 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007
Apabila Surat Pemberitahuan tidak disampaikan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) atau batas waktu perpanjangan penyampaian Surat Pemberitahuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (4), dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) untuk Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai, Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah) untuk Surat Pemberitahuan Masa lainnya, dan sebesar Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah) untuk Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak badan serta sebesar Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah) untuk Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak orang pribadi.






72 comments:

Anonim mengatakan...

maaf, saya sudah membaca artikel ini dan... masih tidak mengerti. Jadi intinya apa saja kewajibannya? apa cuma melaporkan secara tahunan? (saya dengar ada yg bulanan), lalu ada biaya apa saja? lalu laporan itu dalam bentuk apa? Bagaimana kalau saya bahkan berpenghasilan minim (tidak sampai 6 juta / tahun)?

abutholib mengatakan...

@Anonim, trims atas pertanyaannya.
Pemilik NPWP orang pribadi dibagi dua. Pertama, NPWP Orang Pribadi yg bekerja sebagai karyawan. Maka kewajiban perpajakan dia hanya satu kali dalam satu tahun, yaitu lapor SPT Tahunan. Kalo belum punya NPWP, tidak ada kewajiban lapor.

Kedua, NPWP Orang Pribadi yang memiliki pekerjaan bebas (pedagang, pengusaha, dll). Maka kewajiban pajaknya adalah setiap bulan, yaitu -paling tidak- melaporkan SPT Masa PPh Pasal 25 (dalam bentuk Surat Setoran Pajak/SSP) dan setiap tahun yaitu SPT Tahunan.
---Biaya apa ya maksudnya? kantor pajak tidak memungut biaya apapun kepada Wajib Pajak.
Bila anda berpenghasilan minim yang diperoleh dari gaji dan sudah memiliki NPWP, maka Anda tetap wajib lapor pajak, yaitu lapor SPT Tahunan.

Semoga membantu......
Bila masih kurang jelas juga, silakan ditanyakan kembali.

Anonim mengatakan...

Maaf saya mau tanya kebetulan saya seorang penulis, dan saya telah membuat npwp sekitar satu tahun yang lalu paska terbitnya buku saya (konon kalau tidak buat npwp potongannya lebih besar).

artinya saya memiliki untuk lapor setiap bulan ya? dan ada laporan tahunan? bagaimana ya kira-kira prosesnya? maaf saya buta sekali soal ini, oh ya sebelumnya terimakasih =)

abutholib mengatakan...

@Anonim, terimakasih atas pertanyaannya.
Mohon maaf baru hari ini saya jawab pertanyaan Anda (saat liburan saya tidak online).
Bila penghasilan Anda semata-mata dari menulis (mendapat honor atau royalty dan atas honor atau royalty tersebut telah dipotong PPh nya), maka kewajiban Anda setiap bulan tetap wajib lapor PPh Pasal 25 NIHIL (tidak ada setoran).
Cara lapor PPh Pasal 25 :
Silakan Anda datang ke KPP terdekat, minta SSP dan isi sekalian di situ. Bila tidak tahu cara isi SSP, bisa minta ke petugas yg ada. Setelah diisi, silakan dilaporkan/sampaikan ke loket yg ada.

Anda juga diwajibkan lapor SPT Tahunan (untuk tahun pajak 2011 dilaporkan paling lambat 31 Maret 2012).

Semoga membantu. Bila masih ada yg kurang jelas, silakan ditanyakan.
Terima kasih

Anonim mengatakan...

Saya pedagang kelontong,baru membuat npwp bln des kmrn untk keperluan kredit bank. Kewajiban apa yg hrs saya laporkan atau sy byr.

abutholib mengatakan...

@Anonim, trims sudah mampir ke blog saya.
Orang yang mendaftar untuk memperoleh NPWP akan diberi SKT (Surat Keterangan Terdaftar) oleh petugas. Di SKT tersebut dicantumkan kewajiban perpajakan (biasanya ada tanda silang pada tiap jenis pajak).
Bila Anda tidak menerima SKT, maka menurut ketentuan, Anda minimal melaporkan PPh Pasal 25 setiap bulan (PPh Pasal 25 dilaporkan paling lambat tgl 20 bulan berikutnya dengan menggunakan SSP-Surat Setoran Pajak).

Berapa pajak yg harus dibayar?

Oleh karena Anda adalah pedagang kelontong, maka besarnya pajak yang harus dibayar adalah 0,75% x omzet per bulan.
(dibayar paling lambat tgl 15 bulan berikutnya di bank atau kantor pos).

Semoga membantu.

Anonim mengatakan...

Barusan saya registrasi NPWP online dengan SURAT KETERANGAN TERDAFTAR SEMENTARA Nomor : PEM-0003235ER/WPJ.01/KP.0603/2012, langkah selanjutnya apa ya?? sebenarnya saat ini sy belum bekerja, sedang mnunggu hasil test kesehatan. Apabila test kesehatannya lulus, maka akan diadakan tanda tangan kontrak, dan salah satu persyaratan ttd kontrak tsb adalah harus punya NPWP. Bagaimana cara mendapatkan kartu npwp tsb?

abutholib mengatakan...

@anonim, langkah selanjutnya adalah Anda cetak Surat Keterangan Terdaftar Sementara, formulir pendaftaran online-nya kemudian dibawa ke Kantor Pelayanan Pajak terdaftar ditambah fotokopi KTP.

Semoga membantu.

Anonim mengatakan...

saya membuat NPWP bulan januari 2012 atas nama cv,tapi tidak melaporkan Ke dinas pajak setempat karena menunggu penerbitan SIUP dll dan menunggu beroperasi. Pas saya mau lapor tanggal 22 juni 2012 dari dinas pajak katanya didenda Rp.200.000,- perbulan jadi total kena 1 juta. bagaimana penjelasannya. terima kasih ( mohon jawaban dikrimkan juga ke email saya: fajarmandiri3@yahoo.com)

abutholib mengatakan...

@Anonim, terima kasih atas pertanyaannyaa.....
Begini, kewajiban pajak untuk sebuah badan hukum (PT,CV, Koperasi, Yayasan, Firma, dan lainnya) yang berstatus pusat (bukan cabang) minimal 2 jenis, yaitu PPh Pasal 25 dan PPh Pasal 21.

Bila kedua jenis pajak tersebut tidak dilaporkan atau dilaporkan tetapi terlambat, maka sanksi dendanya adalah Rp 100.000 per jenis pajak. Jadi untuk 2 jenis pajak kena dendanya Rp 200.000.

Untuk kasus perusahaan saudara kemungkinan karena dari bulan Januari s.d. Mei (5 bulan) tidak lapor, maka kena dendanya Rp 1.000.000.

Semoga cukup jelas yaaa....

Terima kasih.

Anonim mengatakan...

Maaf saya mau tanya, apakah pembuatan NPWP boleh diwakilkan? karena bos saya menyuruh saya untuk membuatkan NPWP atas dirinya.

abutholib mengatakan...

@Anonim, trims telah mampir di blog saya.
Pembuatan NPWP boleh diwakilkan dengan cara Anda mengambil formulir pendaftaran NPWP, kemudian diisi dan ditandatangani oleh boss Anda di kantor. Baru kemudian form tsb dibawa kembali ke KPP dilampiri fotokopi KTP.

Terima kasih.

Anonim mengatakan...

Maaf mau nanya, saya memiliki usaha kecil rumah tangga milik kelompok. kalau saya membuat NPWP, apa saja kewajiban saya?
trims sebelumnya

abutholib mengatakan...

@Anonim, trims sudah mengajukan pertanyaan...
Menjawab pertanyaan Anda, silakan lihat paragraf 5 baris ke-tiga tulisan saya di atas.

Bila masih kurang jelas, silakan ditanyakn kembali.
Terima kasih.

Anonim mengatakan...

saya memiliki CV yang belum 1 tahun dan tiap bulan melapor Pph 25 dan 21 sebagai pemilik cv saya juga punya npwp ..untuk kewajiban tahunan selain SPT cv apakah harus membuat spt tahunan untuk perusahaan dan pribadi sendiri2..trims

abutholib mengatakan...

@Anonim, thanks ya udah mampir di blog saya.
Menjawab pertanyaan Anda:
Iya, Anda sebagai pribadi dan CV sebagai badan usaha wajib membuat SPT Tahunan dan menyampaikannya ke kantor pajak.
Untuk SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dilaporkan paling lambat 31 Maret dan SPT Tahunan Badan Usaha dilaporkan paling lambat 30 April.

Terima kasih.

Anonim mengatakan...

saya mendaftar npwp online tadi sore, saya cetak form registrasi+SKTS bsok dkrm ke kpp kota asal. Yg saya tanyakan
1.kapan npwp saya terbit,apakah setelah form sampai di kpp kota asal saya? Berapa hari? (saya pake pos kilat domisili bogor,kependudukan cilacap)
2.dimana npwp saya terbit? Bogor atau cilacap?

Terima kasih

abutholib mengatakan...

@Anonim: trims udah mampir yaa...
NPWP bisa dicetak apabila surat sudah diterima oleh KPP terkait.
Kartu NPWP dicetak di KPP dimana terdaftar (sesuai KTP domisili).

Semoga membantu....
Terima kasih.

Anonim mengatakan...

maaf pak saya mau tanya..... saya dulu membuat npwp itu karena salah satu persyaratan yang harus dilengkapi untuk berangkat kerja ke salah satu perusahaan... tapio sampai sekarang saya blum berangkat dan tidak bekerja.. jadi apa yang harus saya lakukan sebagai pemegang npwp????????????

abutholib mengatakan...

@Anonim, trims atas pertanyaannya.
Sebagai pemegang NPWP diwajibkan melaporkan -minimal- Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). SPT Tahunan Orang Pribadi dilaporkan paling lambat 31 Maret. Silakan datang ke kantor pajak terdekat untuk konsultasi masalah penyampaian SPT.

Bila sampai hari ini Anda belum memperoleh pekerjaan, NPWP bisa dibuat non aktif. Buat saja surat permohonan non aktif NPWP ke kantor pajak terdekat. Sehingga anda tidak perlu lagi lapor pajak.

Terima kasih.

Rizqi Amaliyah mengatakan...

Saya Rizqi,
mau menanyakan, saya sudah memliki SPT cetak yang diberikan oleh perusahaan dimana saya bekerja, saya hanya perlu untuk melaporkannya ke kantor pajak. Yang mau saya tanyakan, SPT ini dilaporkan di kantor pajak sesuai domisili atau boleh dimana saja ? Dan apa saja yang perlua dibawa ke kantor pajak saat pelaporan SPT selain form SPT itu sendiri ?
Terima kasih

abutholib mengatakan...

@Rizqi: trims yaa udah mampir....
Menjawab pertanyaan Anda, sebagai seorang karyawan perusahaan yang akan melaporkan SPT Tahunan, cukup membawa formulir SPT dan form 1721 A1 (lampiran rekapan gaji dan pemotongan pajak dari perusahaan).
Pelaporan boleh dilakukan dimana saja sepanjang di situ ada drop box penerimaan SPT Tahunan. Bisa juga SPT dikirimkan via kantor pos.

Semoga membantu.
Terima kasih.

Anonim mengatakan...

Selamat siang Pak Abu Tholib.
Saya mau bertanya untuk SPBU non PKP yg sudah berjalan dari juli'11-sekarang, tapi belum pernah lapor pajak sama sekali setiap bulan/tahunnya.
Kemudian untuk pembelian ke pertamina, DOnnya untk pembebanan Ppn, Pbbkb, Pph 22 nya atas nama pribadi, bukan atas nama PT.
Jadi laporan/setoran (serta lampiran) pajak apa saja yang harus disiapkan?
Terimakasih atas jawabannya ...

abutholib mengatakan...

@Anonim: trims yaaa...
Ini pertanyaan untuk Wajib Pajak Orang Pribadi atau perusahaan (PT) ?
Kewajiban pajak SPBU (non PKP) yaitu menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21 setiap bulan dan menyampaikan SPT Tahunan. Untuk formulir nya bisa minta ke KPP terdekat.

Semoga membantu. bila masih ada yg kurang jelas, silakan ditanyakan kembali.

Anonim mengatakan...

saya guru swasta dg gaji sekitar 1 jt,saya sudah punya NPWP daftar tgl 29-11-2012 dan belum melapor SPT apakah saya harus melapor sekarang dan apakah saya dikenai denda, tgl berapa batas akhir pelaporan NPWP? ,makasih

Satrio Ramadhan mengatakan...

Yahud sekali posnya bung, simple tapi informatif :D

abutholib mengatakan...

@Anonim: trims sudah berkunjung.
Mohon maaf baru membaca pertanyaan Anda. Anda wajib lapor SPT Tahunan meski NPWP baru terdaftar tgl 29-11-2012. Apakah dikenai denda atau tidak, itu tergantung terlambat atau tidak pelaporan SPT nya. Terima kasih.

@Satrio Ramadhan: terima kasih sudah mampir mas.

Rahmaida mengatakan...

saya Rahmaida bekerja di bengkel sebagai admin,bos saya sudah terdaftar menjadi PKP pada tgl 02 oktober 2012,setiap bulannya saya sudah melaporkan PPh Pasal 25,21 dan PPn nya,dan NPWP nya masi orang pribadi,yang ingin saya tanya,,,apakah saya wajib melaporkan SPT Tahunan,dan jangka waktu yg telah ditentukan sudah lewat,,,apakah masih bisa dilaporkan???dan bagaimana caranya???

abutholib mengatakan...

@Rahmaida : trims ya udah mengajukan pertanyaan....
Iya, boss Anda wajib melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun 2012 (meskipun telah terlambat).
Caranya: Anda datang saja ke kantor pajak terdekat dan minta Formulir SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (Form 1770) sekalian minta dijelaskan cara pengisiannya.

Semoga membantu.
Terima kasih

Lim Yu mengatakan...

pak Abu, saya ingin tanya, kan per-maret 2013 itu PTKP berubah menjadi Rp24.300.000, sehingga gaji saya otomatis berada dibawah PTKP yg baru, apakah saya tetap melakukan laporan tahunan ? ataukah harus melapor bahwa tidak lagi menjadi PKP?

Anonim mengatakan...

Pak Abu, melanjuti pertanyaan saya tertanggal 26 Maret 2013 tentang Laporan Pajak SPBU.
Yang ingin sayaa tanyakan untuk pelaporan PPN, Pph 22 dan Pbbkb itu dilaporkan di SPT Perusahaan atau SPT Perorangan (Sementara DO pembelian BBM ke pertaminanya atas nama pribadi, tapi dijual di SPBU an.perusahaan) ...
Terimakasih

abutholib mengatakan...

@Lim Yu, trims atas pertanyaannya....
Sepanjang Anda masih memiliki NPWP, Anda tetap berkewajiban melaporkan SPT Tahunan. Trims

@Anonim, menjawab pertanyaan Anda....
SPBU yg semata2 hanya menjual BBM (yg sudah dikenakan pajak final) kewajiban pelaporan pajak setiap bulan hanya SPT PPh Pasal 21 (pajak atas gaji karyawan). Saya dengar bahwa Pertamina menetapkan kebijakan SPBU harus berbentuk badan hukum (perusahaan), bukan perorangan.

Semoga membantu.

Anonim mengatakan...

saya ingin menanyakan, kalau suatu perusahaan PT baru dibentuk bulan november 2012 dan belum mulai bekerja (belum ada penghasilan) sampai bulan april ini, apakah tetap perlu dilakukan pelaporan SPT Tahunan Badan 2012?
Terimakasih atas bantuannya.

abutholib mengatakan...

@Anonim: trims atas pertanyaannya.
Meskipun masih terhitung baru sebagai Wajib Pajak, perusahaan Anda tetap berkewajiban untuk melaporkan SPT Tahunan. Apabila memang belum ada penghasilan, silakan dilaporkan Nihil.

Semoga membantu.
Terima kasih.

Anonim mengatakan...

Saya ingin melanjutkan pertanyaan ttg perusahaan baru yg belum ada penghasilan, apakah juga ada laporan pajak bulanan yang perlu dilaporkan wajib pajak badan?

Terimakasih

abutholib mengatakan...

@Anonim: Betul. Ada kewajiban lapor pajak bulanan (yaitu SPT PPh Pasal 21 & PPh Pasal 25).
Utk lapor PPh Pasal 25, bila belum ada pajak yg harus disetor, maka laporannya Nihil (dg menggunakan SSP. Kode akun pajak dan kode jenis setoran 411126 100).

Semoga membantu.

penanya mengatakan...

halo pak abu,

saya memiliki cv yang bergerak di bidang IT. cv saya ber-NPWP badan dan sudah PKP.
saat ini saya memiliki 2 orang karyawan tidak tetap (yang tidak ber-NPWP).
jika saya memiliki kontrak senilai 45 Juta dan melibatkan kedua karyawan tersebut, bagaimana pelaporan pajaknya ya.
1. saya harus melaporkan PPH yang mana saja?
2. Apakah kontrak saya dikenai PPN?

terima kasih banyak

Anonim mengatakan...

Salam kenal pa Abu,

Saya mau tanya, saya pakai npwp pribadi untuk membeli produk ke suatu pabrik dan kemudian saya jual kembali, apakah wajib lapor atau tidak? Mohon pencerahannya pa. Terimakasih

abutholib mengatakan...

@Penanya: trims udah bertanya.....
Menjawab pertanyaan Anda, PPh yang wajib dilaporkan adalah PPh Pasal 21 yaitu terkait dengan upah yg dibayarkan kpd karyawan Anda. PPh terkait laba perusahaan dari kontrak tsb dilaporkan di akhir tahun (SPT Tahunan). Iya, kontrak pekerjaan Anda dikenai PPN.

trims

@Anonim: trims juga sudah mengajukan pertanyaan...
Atas kegiatan Anda tersebut wajib dilaporkan nanti di SPT Tahunan.

Semoga membantu...
Terima kasih.

paramarta mengatakan...

Bang Abu, sya mau tanya nih. Saya mengelola Penerbitan Indie sebuah Yayasan. Dari penerbitan indie ini saya mengambil keuntungan cetak Rp1.000 -Rp.3000 setiap buku yang dicetak, tergantung jumlah cetaknya. Semakin banyak yang dicetak, semakin sedikit komisi saya sebagai pengelola. Karena Yayasan sudah punya NPWP, bagaimana pajak usaha penerbitan yang saya kelola ini? Berapa % besar pajak yang harus dibayarkan? Jenis pajaknya termasuk pajak apa? terima kasih

abutholib mengatakan...

@paramarta: trims udah mampir.
Semua Wajib Pajak yang memiliki NPWP wajib melaporkan penghasilan yang diterimanya. Begitupun yayasan yg menerima penghasilan. Atas penghasilan yg diperoleh yayasan wajib dilaporkan di SPT Tahunan.Tarif pajaknya 12,5% (PPh Pasal 29) dari penghasilan kena pajak (penghasilan neto yayasan).

Semoga membantu.
Terima kasih.

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum wrwb.
Pak saya mau tanya,
Saya baru memulai usaha rumah tangga berbentuk UD dg karyawan sebanyak 2 orang. Sebentar lagi sy akan membuat NPWP utk UD saya. Nantinya bgmanakah penghitungan pajak yg hrs sy bayar tiap bulan?tarif pajak yg harus saya bayar dihitung dari omset atau dari keuntungan. Omset saya sekitar 10 jt dengan keuntungan 3 jt per bulan. Apakah karyawan saya yg gajinya sekitar 1 jt per bulan jg hrs punya NPWP? Trmksh banyak Pak. Wasswrwb.

abutholib mengatakan...

@Anonim: trims udah mampir.
Pajak yg harus anda tiap bulan sebesar : total omzet per bulan x 0.75%. Bila omzet anda pd bulan Mei Rp 10.000.000 maka pajak yg harus anda bayar Rp 75.000.
Karyawan yg gajinya di bawah Rp 2.025.000/bulan tidak wajib memiliki NPWP. tapi kalo ybs ingin punya NPWP, ya silakan daftar ke kantor pajak terdekat.

Semoga membantu.
Terima kasih.

subantoro nur sheha mengatakan...

maaf mau tanya,saya sudah terlanjur terdaftar NPWP pribadi,tapi saya belum bekerja,apakah NPWP boleh dihapus?
terimakasih,mohon jawabanya.

Anonim mengatakan...

Pak saya mau nanya,
Saya sdh trdaftar NPWP orng pribadi sjk lama.saya sdh mnyetorkan pajaknya tiap thn dngn SSP k'bank,tp blm mnyampaikan SPTnya dr thn 2011.apakah hrs dsmpaikan SPT saya dr thn 2011 itu?
Terimakasih atas jwbnnya

abutholib mengatakan...

@Subantoro: trims ya udah mengajukan pertanyaan.
Sesuai peraturan terbaru mengenai penghapusan NPWP, yaitu Pasal 9 Ayat 4 PER- 20/PJ/2013 tgl 30 Mei 2013, Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak atas permohonan Wajib Pajak atau secara jabatan dilakukan berdasarkan hasil Verifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3), apabila penghapusan tersebut dilakukan terhadap:

a. Wajib Pajak orang pribadi yang telah meninggal dunia dan tidak meninggalkan warisan;

b. Wajib Pajak bendahara pemerintah yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai Wajib Pajak karena yang bersangkutan sudah tidak lagi melakukan pembayaran;

c. Wajib Pajak orang pribadi yang telah meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya;

d. Wajib Pajak yang memiliki lebih dari 1 (satu) Nomor Pokok Wajib Pajakuntuk menentukan Nomor Pokok Wajib Pajak yang dapat digunakan sebagai sarana administratif dalam pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan;

e. Wajib Pajak orang pribadi yang berstatus sebagai pengurus, komisaris, pemegang saham/pemilik dan pegawai yang telah diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak melalui pemberi kerja/bendahara pemerintah dan penghasilan
netonya tidak melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak;

f. Wajib Pajak badan kantor perwakilan perusahaan asing yang tidak mempunyai kewajiban Pajak Penghasilan badan dan telah menghentikan kegiatan usahanya;

g. Warisan yang belum terbagi dalam kedudukan sebagai Subjek Pajak sudah selesai dibagi;

h. Wanita yang sebelumnya telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak dan menikah tanpa membuat perjanjian pemisahan harta dan penghasilan serta tidak ingin melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya terpisah dari suaminya;

i. Wanita kawin yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak berbeda dengan Nomor Pokok Wajib Pajak suami dan pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakannya digabungkan dengan pelaksanaan hak dan pemenuhan kewajiban perpajakan suami;

j. Anak belum dewasa yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak;

k. Wajib Pajak bentuk usaha tetap yang telah menghentikan kegiatan usahanya di Indonesia; atau

1. Wajib Pajak badan tertentu selain perseroan terbatas dengan status tidak aktif (non efektif) yang tidak mempunyai kewajiban Pajak Penghasilan dan secara nyata tidak menunjukkan adanya kegiatan usaha.

abutholib mengatakan...

@Anonim: trims udah mampir.
Sebaiknya dilaporkan SPT Tahunan nya yaaa....

Anonim mengatakan...

Pak sy mau nanya,apakah boleh mmbayar pph tahunan&SPT tahunan untuk th 2013 d'bulan ini?
Sblmnya Trims atas pencerahannya...

abutholib mengatakan...

@Anonim: trims ya udah bertanya.....
Yang namanya pembayaran/pelaporan tahunan ya nunggu tahun yang bersangkutan habis. Bagaimana mau menghitung penghasilan setahun dan pajaknya bila tahun nya masih berjalan?

Semoga membantu.

Anonim mengatakan...

salam. sya rahmat. sya mau tanya pak. sya sedang proses melamar kerja apa bisa buat npwp?, terus apa saja kewajibannya padahal belum punya pendapatan?

Diana Kusuma mengatakan...

Hai pak,

Maaf merepotkan ya, saya mau tanya. Sebelum menikah saya memiliki npwp dr perusahaan tempat saya bekerja dan selalu taat bayar pajak, kemudian saya menikah dgn WNA dan resign dr perusahaan tersebut dan kami sekarang berdomisili di Singapore. Kami berdua permanent resident, dan sblmnya sayapun bekerja di bbrp perusahaan di singapore tetapi sudah hampir satu tahun ini saya menganggur dan hanya sebagai ibu rumah tangga, saya mengerti bahwa jika kita bertempat tinggal diluar indonesia dan tidak berpenghasilan dr indonesia maka tidak wajib membayar pajak indonesia tetapi pajak dinegara kita berdomisili (jika bekerja) yang mau saya tanyakan apakah saya masih wajib setiap tahunnya melaporkan SPT walopun nihil? terima kasih banyak.

abutholib mengatakan...

Anonim mengatakan...
salam. sya rahmat. sya mau tanya pak. sya sedang proses melamar kerja apa bisa buat npwp?, terus apa saja kewajibannya padahal belum punya pendapatan?
-----------------------------------------------
Mas Rahmat, terima kasih atas pertanyaannya.
Siapapun bisa membuat NPWP, termasuk pengangguran sekalipun. Kewajiban setelah membuat NPWP ada pada isi tulisan di atas.

abutholib mengatakan...

Diana Kusuma mengatakan...
Hai pak,
Maaf merepotkan ya, saya mau tanya. Sebelum menikah saya memiliki npwp dr perusahaan tempat saya bekerja dan selalu taat bayar pajak, kemudian saya menikah dgn WNA dan resign dr perusahaan tersebut dan kami sekarang berdomisili di Singapore. Kami berdua permanent resident, dan sblmnya sayapun bekerja di bbrp perusahaan di singapore tetapi sudah hampir satu tahun ini saya menganggur dan hanya sebagai ibu rumah tangga, saya mengerti bahwa jika kita bertempat tinggal diluar indonesia dan tidak berpenghasilan dr indonesia maka tidak wajib membayar pajak indonesia tetapi pajak dinegara kita berdomisili (jika bekerja) yang mau saya tanyakan apakah saya masih wajib setiap tahunnya melaporkan SPT walopun nihil? terima kasih banyak.
---------------------------------------------------
Terima kasih atas pertanyaannya....
Bila Anda sudah menjadi permanent resident sudah tentu Anda bukan lagi menjadi subjek pajak dalam negeri dan otomatis terbebas dari kewajiban perpajakan.

Terima kasih.

Chindy Chen mengatakan...

pak, mau tanya, kalau saya mendaftar via online , pengambilan bisa diwakilkan tidak? jam kerja kantor pelayanan pajak kapan saja ya? saya domisili jakarta . trrima kasih

abutholib mengatakan...

@Chindy Chen:
kalau pengambilan boleh saja diwakilkan asal membawa print out hasil pendaftaran via online.
Pelayanan sampai jam 16.00.

Terima kasih.

vidi apsari mengatakan...

saya mau tanya, kalau dah punya npwp apa tiap bulannya penghasilan kita dipotong pajak ? kalau iya, dipotong berapa % dari gaji? saya karyawan

Chindy Chen mengatakan...

pengambilan perlu sertakan surat kuasa? sabtu buka tidak ya? lalu pembuatan npwp sesuai domisili alamat ktp atau gmana yah? makasiiiiih :)

abutholib mengatakan...

@Vidi Apsari: Gaji yg dipotong pajak adalah gaji yang sudah melebihi PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak). Tarif pajak atas gaji bersih di bawah 50 juta adalah 5% (bila belum berNPWP maka tarif pajak 6%). Besarnya PTKP Rp 2.025.000.

@Chindy Chen:
Hari Sabtu kantor pajak tutup. NPWP dibuat di kantor pajak sesuai kota domisili sesuai KTP, kecuali pendaftar NPWP melakukan pendaftaran secara online, maka daftar dimanapun ngga masalah.
Permohonan pembuatan NPWP bisa dilakukan dimanapun melalui internet.

Semoga membantu. trims

Anonim mengatakan...

Pak, saya mau tanya jika saya sudah membuat npwp bulan januari 2013 lalu untuk keperluan kerja di perusahaan dan saya resign bulan februari 2013 dari perusahaan tersebut, yang ingin saya tanyakan:
apakah saya tetap harus melapor ke kantor pajak bahwa saya sudah tidak bekerja sampai sekarang?
Jika tidak melapor, apakah saya dikenakan denda?
Jika saya diwajibkan melapor, bisakah saya melapor bulan ini atau menunggu sampai maret 2014?
Mohon penjelasannya pak,
terimakasih.

abutholib mengatakan...

@Anonim: kewajiban lapor pajak oleh karyawan hanya dilakukan setahun sekali, yaitu (paling lambat) setiap akhir maret.

Semoga membantu.trims....

Anonim mengatakan...

nanya bos,kalo jenis laporan pajak untuk developer/pengembang perumahan apa saja? thanks

Anonim mengatakan...

Pak Abu, saya ingin bertanya, 4 bulan yang lalu saya membuat perusahaan CV dan sudah mendapatkan NPWP perusahaan, tetapi sampai sekarang CV belum berjalan usahanya/tidak ada kegiatan sama sekali, apakah saya wajib melapor tiap bulannya, jika wajib apa saja yang harus saya laporkan sedangkan tidak ada pendapatan/pemasukan sama sekali. Terima kasih atas jawabannya

Anonim mengatakan...

Malam pak Abu,

Saya baru memiliki npwp dan dikartu tertulis terdaftar 12 Mei 2013, namun sewaktu ingin melaporkan pajak BPHTB oleh kantor pajak setempat menyatakan no npwp belum terdaftar. Mohon pencerahannya..Terima kasih

Anonim mengatakan...

Saya baru memiliki npwp dan dikartu tertulis terdaftar 12 Mei 2013, namun sewaktu ingin melaporkan pajak BPHTB bulan Oktober 2013 oleh kantor pajak setempat menyatakan no npwp belum terdaftar. Mohon pencerahannya..Terima kasih

abutholib mengatakan...

@Anonim: kewajiban lapor perusahaan pengembang setidaknya adalah SPT PPh Pasal 21, SPT PPh Pasal 4 (2) --PPh final atas pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, SPT PPN (bila sudah PKP). SPT PPh 23 dilaporkan apabila ada transaksi yg jadi obyek PPh 23.

@Anonim:CV yang sudah ber-NPWP wajib lapor SPT PPh Pasal 21 (meski tidak ada pajak yg dipotong, tetap wajib lapor). Selama belum PKP, tidak wajib lapor SPT PPN.

@Anonim: Harus dibedakan antara NPWP & NPWPDaerah. NPWP digunakan utk melapor dan membayar pajak pusat dan NPWPD untuk membayar pajak daerah.Saya menduga anda datang ke DPPKAD (Dispenda) untuk membayar BPHTB dan nyatanya anda belum memiki NPWPD tapi sudah punya NPWP.

Semoga membantu.trims

andre febrinaldi mengatakan...

pagi pak,
saya masih belum mangerti dgn NPWP dan tata cara wajib lapor pajaknya,
saya terdafar pemegang kartu NPWP (karyawan) tertanggal 27 agustus 2013,,
yang mau saya tanyakan, saya wajib lapor tertanggal yg sama atau bagaimana ?

Anonim mengatakan...

Mohon ijin bertanya pak, saya memiliki NPWP sejak tahun 2009 (dulu bikin agar bisa bebas bayar fiskal kalau ikut orang tua ke luar negeri). Pada saat itu status saya masih mahasiswa, nah sampai sekarang pun saya belum lulus (statusnya masih mahasiswa abadi di semester 14). Saya kuliah di Jakarta, sedangkan alamat ktp saya di Bandung. Apakah saya bisa melaporkan SPT tahunan yang batas waktunya besok (Jumat, 28 Maret 2014) di KPP Jakarta? Karena saya ada jadwal ujian sehingga sulit untuk pulang ke Bandung. Karena saya masih berstatus sebagai wajib pajak yang belum berpenghasilan, apakah saya akan tetap kena sanksi denda apabila telat lapor SPT?

Pertanyaan berikutnya : ibu saya meninggal pada bulan Juli 2013, apakah saya harus melaporkan kepada KPP apabila ibu saya sudah meninggal dunia? Atau sudah otomatis tercatat di kantor pajak dari kantor pencatatan sipil? Karena wajib pajak yang sudah meninggal dunia kan sudah tidak wajib lagi melaporkan SPT.

Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih banyak pak.

Zaid Wildan Almalik mengatakan...

pak abu saya sudah daftar online untuk pembuatan wajib pajak. tapi pada proses akhir saya belum kirimkan permohonan wajib pajak dari situsnya. yang saya tanyakan, usaha saya kebilang masih kecil hanya dagang baju. penghasilan pun belum seberapa, tapi saya pengen punya npwp. apakah setelah punya npwp kita bayar pajak per bulan atau per tahun atau hanya sekedar lapor pendapatan usaha kita perbulan saja tanpa bayar pajak. saya masih bingung dengan bahasa "wajib pajak" wajib disini, wajib bayar per bulan atau wajib lapor hasil pendapatan usaha? kalau bisa di balas via email wildan.almalik@yahoo.co.id trims

Anonim mengatakan...

Pak.. sya mau tanya.. dulu 2012 sya dibuatkan pajak oleh perusahaan sya scra online.. ternyata smpai skrg sya blm mndptkn krtu pajaknya. Lalu ktika sya cb tlp krin pajak.. trnyata no.npwp sya tdk trdftr.. lalu itu bagaimana yah? Scara stiap bln gaji sya sll dpotong untk byr pajak. Mohon pencerahannya.thq

Anonim mengatakan...

pak saya punya baru npwp,sya mengurusnya untuk keperluan melamar kerja..untuk mengisi waktu sebelum ada panggilan kerja saya magang di SD tapi tidak setiap hari,gajinya juga tidak tentu tergantung ada yang dikerjakan apa tidak.gaji krg dari 300rb.di surat keterangan terdaftar saya dikenai kewajiban pph psl 25 dan 29.gajinya saja minim,,,bagaimana pak dgn kwjiban pph tsb?mohon pencerahanya...

Anonim mengatakan...

pak saya baru punya npwp,sya mengurusnya untuk keperluan melamar kerja..untuk mengisi waktu sebelum ada panggilan kerja saya magang di SD tapi tidak setiap hari,gajinya juga tidak tentu tergantung ada yang dikerjakan apa tidak.gaji krg dari 300rb.di surat keterangan terdaftar saya dikenai kewajiban pph psl 25 dan 29.gajinya saja minim,,,bagaimana pak dgn kwjiban pph tsb?mohon pencerahanya...

Anonim mengatakan...

Mau tanya pak,
Saya penulis, sudah membuat NPWP sejak 2011, karena profesi tersebut diminta memiliki NPWP oleh penerbit buku2 saya. Namun,
karena saya kurang tahu tentang kewajiban lapor dan merasa royalty saya sudah dipotong langsung oleh penerbit dan ada laporan tertulis secara jelas, saya tidak pernah melapor. Lalu baru minggu ini saya mendapat surat panggilan karena tidak pernah melapor, bagaimana perhitungan dendanya ya? Sejak 2011 hingga bulan ini? Apakah saya harus melapor bulanan sebagai seorang penulis?
terimakasih banyak. (Julie)

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...