Sabtu, 23 Februari 2013

Berapa Modal Cagub Jateng Untuk Ikut Pilkada?

Hari ini saya membaca tulisan mengenai dana yang harus disiapkan oleh pasangan calon gubernur untuk maju dalam pemilihan cagub di Jawa Tengah.

Berdasarkan rilis dari Direktur Lembaga Pengkajian dan Survei Indonesia (LPSI) Jateng, M. Yulianto, bahwa dana yang harus disiapkan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk pilgub di Jawa Tengah minimal Rp 200 miliar. Angka itu bisa melonjak hingga Rp 700 miliar dengan hitung-hitungan di bawah ini. Wow, besar sekali !!

Perhitungan didasarkan pada rata-rata dana yang selama ini dikeluarkan oleh pasangan calon-calon bupati di daerah tingkat II (kabupaten). Berdasarkan data yang ada rata-rata setiap pasangan calon bupati di beberapa kabupaten menghabiskan dana Rp 20 miliar per prosesi pilkada.

Di Jawa Tengah ada 35 kabupaten/kota. Sehingga apabila ditotal dengan keseluruhan kabupaten cagub menghabiskan dana Rp 700 miliar. Jadi dana yang minimal harus disiapkan oleh pasangan cagub minimal sebesar Rp 200 miliar dan bukan jaminan bisa menang! Nilai ini hanya menghitung kebutuhan-kebutuhan dasar setiap peserta pilgub. Misalnya dana untuk operasional saksi di lebih dari 61000 TPS. Dengan honor dan dana pelatihan serta atribut saksi @Rp 200.000 saja sudah menghabiskan Rp 12 miliar lebih.

Kebutuhan lebih besar lainnya seperti baliho, bendera, iklan, dan lainnya yang diperkirakan bisa menyedot dana hingga Rp 50 miliar. Belum dana untuk pembelian kaos bagi calon pemilih yang diperkirakan hingga mencapai Rp 70 miliar - 100 miliar. Juga dana untuk tim kampanye kabupaten/kota yang bisa mencapai Rp 35 miliar dan tim kampanye provinsi mencapai Rp 10 miliar.

Besar sekali dana yang harus dikeluarkan oleh pasangan cagub di Jawa Tengah. Adakah calon yang mempunyai kekayaan sebanyak itu? Bila tidak punya dana sebanyak itu, tetapi nekad maju untuk nyalon, dari mana pembiayaannya? Ini biasanya menjadi peluang terjadinya deal-deal antara cagub dan pemodal. Sehingga akan muncul 'politik' balas budi dari calon terpilih kepada pemodal dengan cara-cara yang melanggar hukum.

Semua memiliki resiko........


EmoticonEmoticon